Pembangunan Kandang Domba Tahap 1

Setelah mengawali pembangunan kandang sapi di Jawa, saya coba membuka kandang baru di Bogor. Perbedaannya kandang yang ingin dibangun adalah kandang domba. Kandang domba yang dibuat seperti panggung dengan tujuan-tujuan yang akan dibahas kemudian.

Mengapa kita juga harus terjun ke sektor pertanian dan peternakan? Mungkin itu menjadi pertanyaan dasar yang harus diajukan sebelum memulai usaha pertanian dan peternakan secara profesional. Masyarakat Indonesia semakin hari semakin banyak dan berkembang dengan laju pertumbuhan yang cukup signifikan. Jika sumber pangan tidak meningkat secara signifikan juga maka akan terjadi ketimpangan dalam pemenuhan kebutuhan pokok manusia akan pangan. Melihat kebutuhan penduduk Indonesia akan daging yang dikonsumsi untuk melengkapi kaidah empat sehat lima sempurna, tentunya daging merupakan salah satu komponen penting bagi pertumbuhan. Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan daging ini sudah selayaknya pemberdayaan sumber daging lokal ditingkatkan agar ketergantungan pada sektor impor tidak terlalu besar.

Kembali ke masalah perkandangan. Tentunya sebelum membangun kandang domba harus diperhatikan beberapa hal yang menyangkut desain, seperti :

  • tempat pakan ternak,
  • tempat minum ternak,
  • tempat buang kotoran seperti urine dan feses,
  • tempat keluar masuknya penjaga ternak.

Diharapkan dengan desain yang baik, operasional peternakan akan menjadi lebih mudah, efektif dan efisien. Setelah pemilihan desain kandang, langkah selanjutnya adalah melakukan pemilihan bahan bangunan dan rencana pembangunan.

Membangun kandang domba akan lebih efisien jika perhitungan di atas kertas telah dilakukan sehingga saat pembangunan berjalan, operasional pembangunan menjadi efektif. Semua tertata. Tidak terjadi kekurangan material saat pembangunan berjalan dan tidak terjadi kelebihan material saat pembangunan selesai. Alangkah baiknya jika ada satu mandor yang dipercaya untuk mengawasi project pengerjaan. Jika ingin lebih murah, kita dapat mendayagunakan salah satu tukang yang senior sebagai mandor. Tugas mandor adalah mengawasi pelaksanaan pekerjaan dan mendayagunakan tukang dan kernet untuk bekerja dengan rapih dan cepat. Setiap tukang akan memiliki persepsi masing-masing ketika akan mengerjakan sesuatu. Tugas mandor adalah menyamakan persepsi itu sesuai keinginan kita sehingga tidak terjadi pengulangan pekerjaan. Contohnya saat pengerjaan pembangunan fondasi kandang. Sebaiknya diberitahu terlebih dahulu bagaimana pekerjaan itu akan dilakukan dan diberi satu contoh. Setelah pemberian contoh, mintalah tukang tersebut untuk melakukan hal yang sama seperti yang dicontohkan. Jika sesuai, bisa dilanjutkan. Begitulah seterusnya. Sebelum hari berakhir, buatlah tugas baru dan beritahu secara detail pengerjaannya. Buatlah satu contoh juga sebelum hari berakhir sehingga jika besok kita tidak ada di tempat, mandor dan tukang dapat meneruskan pekerjaan tersebut sesuai keinganan kita. Akan lebih baik apabila kita menggambar secara detail dan diserahkan ke mandor sehingga kita hanya melihat hasil pekerjaan saja.

Awal pekerjaan pembangunan kandang domba, yang saya lakukan adalah pembangunan pagar keliling kandang. Berhubung dana yang terbatas, saya bangun kandang dengan pagar bambu. Hal ini perlu menjadi perhatian karena maraknya pencurian ternak. Setidaknya membatasi orang masuk ke dalam kandang tanpa sepengatahuan penjaga ternak.

Buatlah bentangan pagar dengan jarak tiang pagar sekitar 2-3 meter. Bentangan ini akan digunakan sebagai tempat melekatnya anak pagar.

Gambar 1 Bentangan Pagar

Gambar 2 Anak Pagar Melekat Pada Bentangan

Ikatlah bentangan dengan tiang pagar supaya sulit dilepaskan. Sebaiknya bentangan ditambahkan sehingga mengapit anak pagar kemudian diikat lagi dengan kawat agar semakin kuat melekat.

Gambar 3 Kawat Pengikat Bentangan dengan Tiang Pagar

Dengan bentangan yang kuat maka hasil pagar dapat dilihat sebagai berikut.

Gambar 4 Hasil Pagar yang Telah Jadi

Inilah pengamanan tahap pertama dalam pembuatan kandang domba tahap 1.  Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s