Pembangunan Kandang Domba Tahap 2

Pembangunan pagar yang kokoh mampu menghambat para intruder yang ingin mengganggu peternakan. Tentu saja setelah itu dibutuhkan rumah tempat bernaung domba. Mulailah dibuat desain kandang yang baik. Dari desain kandang tersebut, mulai dibangunlah kerangka bangunan. Pemilihan material tiang, lantai, atap menggunakan bambu dengan berbagai macam ukuran. Kandang yang ingin dibangun akan memiliki tiang-tiang berjarak 2 meter. Tiang itu akan ditanam di bawah permukaan tanah dengan kedalaman 30-40 cm.

Pembangunan kerangka bangunan merupakan pekerjaan yang cukup sulit karena kerangka ini adalah bentuk bangunan yang akan menyangga lantai dan genteng. Perlu dilakukan timbangan agar bambu yang satu dengan bambu yang lain lurus dan tidak miring. Pemilihan bambu yang baik seperti ukuran, tua atau muda bambu, dan kelurusan menentukan kekuatan dan kerapihan kandang. Sifat bambu sendiri tidak seperti kayu pada umumnya dapat dibentuk sehingga bisa lurus dan rapih. Bambu memiliki kelengkungan yang relatif sehingga untuk ukuran bambu 3 – 4 meter bisa terjadi kelengkungan di sisi ujung atas. Pemotongan yang benar dan pemilihan bambu yang baik akan menentukan boros tidaknya penggunaan material bambu.

Gambar 1 Bambu sebagai material utama

Berikut beberapa foto kerangka bangunan untuk memudahkan imajinasi kita.

Gambar 2 Kerangka bangunan awal

Bambu besar dipilih sebagai tiang untuk menyangga lantai dan atap. Kandang yang dibuat berbentuk panggung agar kotoran domba dapat langsung jatuh ke bawah dan mudah dibersihkan. Dengan kandang berbentuk panggung diharapkan kesehatan domba juga dapat terjaga karena domba tidak tidur di atas air seni dan feses.

Gambar 3 Simpul tiang dengan tulang lantai panggung

Gambar 4 Simpul tiang dengan tulang lantai

Untuk membentuk 8 kotak dalam satu ruas dibutuhkan 9 baris tiang.

Gambar 5 Kerangka bangunan dengan bambu pengikat

Gambar 6 Lorong satu ruas kandang domba

Persiapan pembangunan atap akhirnya dilakukan setelah semua tiang mulai dipasang. Beberapa bambu sudah mulai dinaikkan ke atas untuk memudahkan pengukuran dan pemotongan bambu. Dengan menaikkan bambu ke atas membuat bambu yang berfungsi sebagai tiang dapat semakin menghujam tanah. Bambu tiang ini akan dikunci dengan semen setelah semuanya stabil. Jangan lupa untuk memasukkan batu-batu di bawah bambu tiang.

Gambar 7 Bambu untuk atap sudah naik

Gambar 8 Pengukuran bambu yang tepat untuk atap

Kerangka bangunan yang kokoh akan mampu menopang domba, penjaga ternak, dan pakan ternak. Perlu diperhatikan juga jenis domba yang dipelihara agar kandang domba mampu menahan bobot berat beban di atasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s